Header Ads

Ditemukan Jejak Air di Europa, Bulan Jupiter

Eksprolasi dunia angkasa demi menemukan sebuah tempat yang dapat dihuni oleh manusia terus berkembang. Salah satu tempat yang diduga memiliki air sebagai sumber awal kehidupan, yaitu bulannya Jupiter, Europa.

Ditemukan Jejak Air di Europa, Bulan Jupiter

Europa diduga memiliki samudera seluas dua kali jumlah perairan di Bumi yang tersembunyi dibawah batu es. Oleh karena itu, para peneliti ingin mengebor batu es tersebut. Namun, karena tebalnya batu es tersebut, maka hal tersebut tidak dilanjutkan karena prosesnya sangat berat. Mengatasi hal tersebut, para peneliti akan menggunakan jejak uap air untuk membuktikan keberadaan air laut di Europa.

Bulan Europa memiliki diameter 3.100 km, sedikit lebih kecil dibandingkan dengan bulan Planet Bumi. Bulan tersebut menempati posisi kedua yang paling dekat dengan planet Jupiter dibandingkan tiga pengorbit lainnya.

Baca Juga : Kekebalan Tubuh Menurun, Ini Sebabnya

Para peneliti NASA (Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat) mengungkapkan bahwa telah menemukan jejak uap air di Europa. Hal tersebut terdeteksi oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble sekitar 200 kilometer di atas permukaan Europa. Adanya temuan tersebut akan membantu untuk pengungkapan adanya kehidupan di lautan yang tersembunyi di bawah batu es.

Ke depannya, NASA akan mengirimkan 2 misi tambahan untuk mendarat di Europa. Diharapkan, sekitar tahun 2020, pesawat luar angkasa yang diluncurkan NASA akan melakukan 40 kali manuver terbang mendekati Europa untuk mendapatkan sampel jejak uap air dengan lebih jelas dan tepat.


Referensi :
space.com & arah.com

No comments

Powered by Blogger.